Bukan soal, "Kenapa sedih lagi? Kapan sedihnya hilang?"
Tapi soal, "Apa yang bisa aku lakukan dan tetap Allah ridhoi ketika lagi sedih?"
Bukan soal, "Kenapa cemas lagi? Kapan cemasnya hilang?"
Tapi soal, "Apa yang bisa aku lakukan dan tetap Allah ridhoi ketika lagi cemas?"
Bukan soal, "Kenapa nggak enak lagi perasaannya? Kapan nggak enaknya hilang?"
Tapi soal, "Apa yang bisa aku lakukan dan tetap Allah ridhoi ketika lagi gak enak perasaannya?"