Fisik, kuat, ya.
Pikiran, tenang, ya.
Ujian Allah itu memang bentuknya macam-macam.
Tapi tujuannya cuma satu, supaya manusianya "naik tingkat" sama seperti ujian sekolah dulu.
Kalau yang seperti ini saja tidak kuat, bagaimana mau naik tingkat?
Mau "remedial" terus?
Sabar, kuat, dan tenang, ya.
Nangis gapapa, asal sekadarnya saja.
Setelah itu, senyum lagi, jangan lupa.
Dalam hitungan satu...dua....tiga...
Hapus air matanya, lalu kembali gembira.
Jika butuh cerita, cerita saja.
Luapkan semuanya, tidak apa-apa.
Pertama-tama kepada Tuhan Yang Maha Segala.
Kalau setelah itu belum lega, hubungi orang-orang yang kamu percaya.
Ceritakan semuanya.
Ingat, sabar itu hadiahnya surga.
Makanya sulit tidak terkira.
Tenang.
Allah cuma kasih ujian, bukan meninggalkan.
Kalau ada yang tidak bisa diubah, ya sudah, pasrah.
Setelah ini kamu akan jadi jauh lebih baik.
Percaya, deh.